NADIYA AVU ANI PUTRI
2024 · Book · Open Access
DAGUSIBU ( Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) merupakan salah satu program IAI ( Ikatan Apoteker Indonesia) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait cara penggunaan dan pengelolaan obat yang baik dan benar. Pada penelitian Kristina 2018 lebih dari 89% masyarakat menyimpan obat dirumah sampai kadaluarsa kemudian dibuang bersama dengan sampah rumah tangga dan pada penelitian Pramestitue 2020 sebanyak 89% masyarakat menyimpan obat-obatan dirumah untuk digunakan sebagai persediaan, sebanyak 49% masyarakat melakukan pembuangan obat langsung ke tempat sampah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang di Masyarakat Kampung Tempuran.
Metode penelitian ini yaitu menggunakan design penelitian observasional deskriptif . Populasi penelitian ini adalah masyarakat Kampung Tempuran, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Sampel yang digunakan berjumlah 110 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner tertutup. Analisis data menggunakan deskriptif.
MARITHA FATIKASARI
2024 · Book · Open Access
Hipertensi merupakan penyakit dimana tekanan darah sistolik ≥ mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Berdasarkan studi pendahuluan oleh peneliti di Puskesmas Purwosari hipertensi menjadi peringkat pertama dari sepuluh besar penyakit. Penanganan obat antihipertensi dengan terapi farmakologi yang tepat merupakan salah satu langkah strategis penanganan hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran peresepan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Purwosari Kabupaten Gunungkidul periode Januari – Juni 2022.
Penelitian ini menggunakan metode observasional yang bersifat deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif. Pengambilan data dengan metode random sampling dengan jumlah rekam medis sebanyak 91. Data dianalisis secara deskriptif kemudian hasil data disajikan dengan persentase dalam bentuk tabel atau diagram. Hasil peneltian berupa distribusi data berdasarkan karakteriktik pasien, nama dan golongan obat, serta jenis terapi.
AMANDA LISTA RAHMAWATI
2024 · Book · Open Access
Obat tradisional merupakan bahan atau bahan alam yang digunakan untuk pengobatan tradisional. Penggunaan obat tradisional di Indonesia sebesar 49,5% yaitu berupa jamu-jamuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat tradisional di Kampung Ponggalan RW 05, Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional yang bersifat deskriptif menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 80 responden. Analisis data meliputi karakteristik responden (usia, pekerjaan, pendidikan, dan jenis kelamin) dan tingkat pengetahuan tentang obat tradisional. Analisis data tingkat pengetahuan dengan menghitung persentase skor jawaban benar kemudian dikategorikan menjadi baik, cukup, dan kurang.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik responden paling banyak berusia dewasa (49%), pekerjaan wiraswasta (37,5%), pendidikan menengah (68,75%) dan berjenis kelamin perempuan (61%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan masyarakat Ponggalan RW 05, Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta terhadap obat tradisional sebesar 35% dengan kategori pengetahuan baik, 53% dengan kategori pengetahuan cukup, dan kategori pengetahuan kurang sebesar 13%.
ARIN WIDYANINGSIH
2024 · Book · Open Access
Penderita nyeri sendi di dunia mencapai 335 juta jiwa dan akan terus meningkat sehingga tahun 2025 diperkirakan lebih dari 25% masyarakat mengalami kelumpuhan akibat penyakit sendi. Penyakit nyeri sendi di Indonesia tergolong tinggi yaitu sebesar 7,3% dengan perbandingan penyakit pada wanita 8,5% dan pria 6,1%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pasien dengan ketepatan penggunaaan obat pada swamedikasi nyeri sendi di Apotek Sari Dewi Maguwo bulan Februari 2023. Metode penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data berdasarkan hasil kuesioner yang dibagikan kepada 90 responden. Analisa data pada penelitian hubungan tingkat pengetahuan dengan ketepatan obat pada swamedikasi nyeri sendi menggunakan uji chi-square. Jika pada uji chi-square tidak memenuhi persyaratan, maka dilakukan uji alternatif menggunakan fisher’s exact test. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan baik sebanyak 64 responden (71%), pengetahuan cukup 17 responden (19%), serta pengetahuan kurang 9 responden (10%). Hasil ketepatan penggunaan obat nyeri sendi dengan kategori tepat sebanyak 81 responden (90%) dan tidak tepat 9 responden (10%). Hasil uji fisher’s exact test diperoleh nilai p = 0,000 0,05 menunjukkan adanya hubungan tingkat pengetahuan pasien dengan ketepatan penggunaan obat pada swamedikasi nyeri sendi di Apotek Sari Dewi Maguwo bulan Februari 2023.
NING AYU LESTARI
2024 · Book · Open Access
Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia yang dialami oleh wanita usia 15-49 tahun dengan persentase 29,9% - 32,8% (WHO, 2019). Hasil Riskesdas 2018, remaja putri yang mendapatkan tablet tambah darah (TTD) di Indonesia 76,2% dan yang tidak mendapatkan TTD 23,8% (Kemenkes RI, 2018). Di Yogyakarta pada tahun 2018 sebanyak 19,3% remaja putri mengalami anemia dengan Hb di bawah 12 g/dl (Dinkes DIY, 2018). Berdasarkan hal tersebut perlu adanya solusi dan penangan untuk masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan siswi kelas X SMK Indonesia Yogyakarta tentang manfaat konsumsi tablet tambah darah saat menstruasi bulan Februari 2023. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif, dengan data primer yang diperoleh dari kuesioner tertutup. Sampel dalam penelitian ini adalah remaja putri kelas X SMK Indonesia Yogyakarta yang berjunlah 60 responden. Data yang diperoleh dari kuesioner berdasarkan jawaban benar atau salah. Hasil dikelompokkan dengan beberapa kategori yaitu baik, cukup dan kurang. Hasil penelitian ini dibagi menjadi 3 kategori yaitu kategori baik dengan persentase 81,6%, kategori cukup dengan persentase 11,6% dan kategori kurang dengan persentase 6,66%. Tingkat pengertahuan remaja putri kelas X di SMK Indonesia Yogyakarta tentang manfaat konsumsi tablet tambah darah saat menstruasi termasuk kategori baik dengan persentase 81,6%.
PUTRI AIZIAH KURNIAWATI
2024 · Book · Open Access
The Indonesian people store medicines for self-medication which are obtained from doctor's prescriptions or purchased freely by 63.7% including 27.8% antibiotics and 35.7% hard drugs. On the other hand, increasing use of drugs in the community can have negative impacts, such as errors in storing medicines due to a lack of understanding and knowledge. The purpose of this study was to determine the level of knowledge about drug storage in the community in TegalRejo Hamlet, Sariharjo Village, Ngaglik District, Sleman Regency in 2023.
The method used in this research is descriptive observational with the technique of collecting data through questionnaires. Data analysis in this study was presented in a descriptive form with the results of the percentage by giving a score or rating and interpreted using the criteria for the level of knowledge in the categories of good, sufficient, lacking.
The results showed that the level of public knowledge of drug storage was in the good category by 15 respondents (17%), sufficient by 21 respondents (23%), and less by 54 respondents (60%). So it can be concluded that the level of public knowledge of drug storage in Tegalrejo Hamlet, Sariharjo Village, Ngaglik District is lacking.
KINGKIN HANURAHMI PRAHESTA
2024 · Book · Open Access
Anemia during pregnancy is a public health problem, especially in developing countries. In Indonesia, the incidence of anemia in pregnant women is 48.9% and in Yogyakarta City in 2020 it is 23.31%. One of the steps to control the incidence of anemia is adherence in consuming ferrous sulfate tablets. The purpose of this study was to describe the level of adherence to taking ferrous sulfate tablets in pregnant women at the Kotagede 1 Public Health Center for the January-February 2023 period.
This study uses a descriptive observational method. The population in this study were 157 pregnant women at the Kotagede 1 Health Center from January to November 2022. The sampling technique used purposive sampling. The number of samples in this study were all pregnant women who checked their pregnancies at the Kotagede 1 Health Center in January-February 2023 according to the inclusion criteria of 30 respondents. This study used the MMAS-8 questionnaire.
Based on the results of the study, it can be concluded that the level of adherence to taking ferrous sulfate tablets in pregnant women at the Kotagede 1 Public Health Center was 46.67% disobedient, 40% adherent, and 13.33% very adherent.
ALFINA AMANDA PUTRI
2024 · Book · Open Access
Daun belimbing wuluh memiliki kandungan zat aktif alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid. Kandungan zat aktif dan nilai rendemen dapat dipengaruhi oleh perbedaan metode pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan terhadap rendemen dan kandungan zat aktif pada ekstrak daun belimbing wuluh.
Metode penelitian yang dilakukan menggunakan Posttest Only Group Design. Daun belimbing wuluh dikeringkan dengan oven dan kering angin, dan diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh dihitung rendemen dan diuji kandungan zat aktif, yaitu uji polifenol, uji flavonoid, uji alkaloid, uji tanin, uji saponin, uji triterpenoid dan uji steroid. Hasil uji kandungan zat aktif dianalisis deskriptif. Nilai rendemen kemudian dianalisis SPSS 23 dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan dilanjutkan uji Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap pengeringan kering angin dan oven dengan rata rata rendemen sebesar 5,01 ± 0,35 dan 9,35 ± 0,35. Hasil skrining fitokimia diketahui bahwa ekstrak daun belimbing wuluh terdapat kandungan zat aktif berupa senyawa polifenol, flavonoid, alkaloid, tannin, saponin, dan steroid.
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dengan metode pengeringan yang berbeda dapat berpengaruh terhadap nilai rendemen dan tidak berpengaruh terhadap kandungan zat aktif esktrak daun belimbing wuluh.
INDAH SUGIHARTATI
2024 · Book · Open Access
Penderita diare di provinsi DIY tergolong tinggi dan menempati urutan ke 4 besar penyakit yang paling banyak dijumpai dengan prevalensi diare pada balita sebesar 7,4%. Tingkat pengetahuan ibu sangat mempengaruhi dalam mengatasi diare dan menjadi salah satu faktor resiko terjadinya diare pada anak, Kasus diare dapat diobati dengan pemberian berbagai obat antidiare, salah satunya adalah pemberian kombinasi berupa obat rehidrasi oral seperti oralit. Pemberian oralit untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang dalam tubuh selama diare. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang penggunaan obat anti diare di Apotek Karangkajen Yogyakarta
Metode penelitian ini dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan Teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasiem ibu yang berkunjung ke apotek dengan jumlah sampel 60 ibu yang telah memiliki kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang digunakan merupakan data primer yang dikumpulkan dengan instrumen kuesioner. Data dianalisis dengan menghitung nilai persentase jawaban benar pada pengisian kuisioner, kemudian tingkat pengetahuan dikategorikan kedalam kategori baik, cukup, kurang.
Penelitian yang dilakukan pada ibu yang mempunyai anak usia 6-11 tahun memiliki pengetahuan yang baik terhadap pengunaan obat rehidrasi oral pada kasus diare anak, hasil persentase tingkat pengetahuan baik sebesar (53,3%), pengetahuan cukup (31,7%) dan pengetahuan kurang (15,0%)
ROSYDATUL NADYA RAHMAWATI
2024 · Book · Open Access
Berdasarkan hasil Riskesdas 2018 menyebutkan, terjadi peningkatan prevalensi penyakit tidak menular salah satunya hipertensi. Prevalensi penyakit hipertensi di Kabupaten Sleman pada tahun 2020 mencapai 364.777 jiwa dengan persentase 18%. Pengetahuan masyarakat tentang hipertensi sangat diperlukan dalam asuhan keperawatan keluarga yang mengalami hipertensi, sehingga diharapkan semakin tinggi tingkat pendidikan maka pengetahuannya akan meningkat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang hipertensi di Dusun Gempol Rt 04, Condongcatur, Depok, Sleman periode Februari 2023. Metode penelitian yang digunakan, yaitu observasional yang bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 72 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner tertutup. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan SPSS 25 dengan uji Chi Square. Hasil analisa data diperoleh nilai Asymp. Sig 0,05 maka Ha diterima sedangkan apabila nilai Asymp. Sig > 0,05 maka Ho diterima atau Ha ditolak.
SAFANA NUR INTANI
2024 · Book · Open Access
Berdasarkan hasil Riskesdas (2018) diagnosis dokter pada penduduk umur ≥ 15 tahun, menunjukkan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menempati urutan ke-3 sebagai provinsi dengan kasus Diabetes Mellitus (DM) yang tinggi di Indonesia dan prevalensi DM untuk semua umur di Indonesia sedikit lebih rendah dibandingkan prevalensi DM pada usia ≥15 tahun, yaitu sebesar 1,5% untuk semua umur dan 2% untuk usia ≥15 tahun. DM merupakan penyakit yang tidak menular, akan tetapi kurangnya pengetahuan masyarakat tentang DM, masyarakat cenderung tidak mengetahui faktor-faktor yang dapat menyebabkan DM. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang Diabetes Mellitus di Dusun Gluntung Kidul, Caturharjo, Pandak, Bantul pada Januari 2023.
Metode penelitian dilakukan secara observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel diambil secara simple random sampling menggunakan kuesioner pengetahuan dengan jumlah responden pada penelitian adalah 78 responden, hasil yang diperoleh diolah dan dianalisa menggunakan SPSS 23 dengan uji Kruskal-Wallis.
Hasil dari penelitian ini berdasarkan hasil uji Kruskal-Wallis yang sudah dilakukan didapatkan hasil nilai sig (2-sided) 0,603 > 0,05. Artinya tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang diabetes mellitus di Dusun Gluntung Kidul, Kabupaten Bantul.
EVI NINDYAWATI
2024 · Book · Open Access
Teh kuning umumnya dikonsumsi dalam bentuk minuman dengan cara menyeduh pada suhu dan waktu tertentu. Suhu dan waktu penyeduhan dapat mempengaruhi karakteristik organoleptik, fisik dan kimia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap seduhan teh kuning berdasarkan variasi suhu penyeduhan.
Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan pengambilan data secara Posttest Control Design dengan tahapan penelitian pembuatan teh celup, penyeduhan teh celup, dan pengisian kuisioner yang diberikan kepada 30 orang panelis. Penyeduhan teh kuning dilakukan dengan cara melarutkan 4 gram serbuk teh kuning kedalam air dengan suhu 70°C, 85°C, dan 100°C selama 5-15 menit. Parameter yang dinilai kesukaannya meliputi warna, aroma, rasa, dan kenampakan keseluruhan seduhan teh kuning. Analisa data dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 23 dengan taraf kepercayaan 95% dengan Uji Normalitas dan Homogenitas serta dilakukan uji lanjutan Kruskal Wallis.
Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah panelis menyukai warna pada suhu 70°C, aroma pada suhu 70°C, rasa pada suhu 70°C dan 85°C, serta kenampakan kesluruhan seduhan teh kuning pada suhu 70°C, 85°C, 100°C. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna variasi suhu penyeduhan terhadap tingkat kesukaan seduhan teh kuning (p>0,05).
JAUHAROTUN NAFISAH
2024 · Book · Open Access
Pemenuhan kebutuhan obat di Apotek Solusi Sehat perlu dilakukan untuk menjamin ketersediaan obat agar tepat jumlah dan efisien. Kekosongan obat dan obat menumpuk adalah masalah yang timbul dari perencanaan yang kurang baik. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah hasil peramalan kebutuhan obat pada bulan Februari 2023 dan mengetahui nilai akurasi metode Single Moving Average 3 periode jika diterapkan di Apotek Solusi Sehat. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan data retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua obat yang digunakan di Apotek Solusi Sehat pada tahun 2022. Sampel yang digunakan adalah obat yang masuk dalam kategori A berdasarkan perhitungan ABC. Analisa data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan rumus Single Moving Aerage dan untuk menentukan nilai akurasi menggunakan rumus MAPE.
ISTNAINI NOVI WAHYUNINGSIH
2024 · Book · Open Access
Teh oolong merupakan salah satu teh yang difermentasi sebagian. Teh oolong kaya akan zat bioaktif yang berfungsi untuk kesehatan, seperti polifenol, katekin, polisakarida dan vitamin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai kesukaan seduhan teh oolong berdasarkan variasi suhu penyeduhan.
Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan Posttest Control Design menggunakan 30 orang sebagai panelis yang menilai seduhan teh oolong. Teh oolong berat 4 gram diseduh dalam 200 ml air panas dengan variasi suhu 70°C, 85°C, 100°C selama 5-15 menit. Parameter yang dinilai kesukaannya meliputi warna, aroma, rasa dan kenampakan keseluruhan seduhan teh oolong. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan SPSS versi 23, dengan taraf kepercayaan 95%.
Parameter warna yang paling disukai panelis yaitu pada suhu penyeduhan 85ºC dengan nilai rata-rata 2,60 (suka), parameter aroma paling disukai pada suhu penyeduhan 85ºC dengan nilai rata-rata 2,07 (agak suka), parameter rasa paling disukai pada suhu penyeduhan 85ºC dengan nilai rata-rata 1,93 (agak suka), dan kenampakan keseluruhan paling disukai pada suhu penyeduhan 70ºC dengan nilai rata-rata 2,17 (agak suka). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna antara variasi suhu penyeduhan terhadap nilai kesukaan seduhan teh oolong.
SHALSABILA FLORENSIA
2024 · Book · Open Access
Daun tapak liman dapat dimanfaatkan sebagai antihiperurisemia karena mengandung senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid yang diperoleh melalui proses ekstraksi dengan pelarut tertentu. Penggunaan pelarut yang sesuai mempengaruhi hasil penarikan senyawa aktif dalam suatu ekstrak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh perbedaan jenis pelarut terhadap kandungan senyawa metabolit sekunder daun tapak liman.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode posttest only design. Ekstrak daun tapak liman diekstraksi secara maserasi selama 3x24 jam menggunakan pelarut etanol 70%, etil asetat, dan n-Heksan dengan perbandingan 1:6. Filtrat hasil maserat yang telah disaring diuapkan kemudian dipanaskan agar menjadi ekstrak kental. Ekstrak kental yang didapat selanjutnya diuji skrining fitokimia meliputi uji alkaloid, fenolik, flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid. Hasil data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dibandingkan dengan penelitian terdahulu.
YUNIAR RIZKI CHAIRUNISSA
2024 · Book · Open Access
The use of folic acid at the Utama Amanah Clinic in Yogyakarta is included in the fast-moving category and the number of folic acid prescriptions purchased at the Utama Amanah Clinic Yogyakarta was recorded as ± 158 prescriptions in the period August – October 2022. Apart from playing an important role in embryo development, folic acid also prevents defects in the fetus in the brain and spine. This study aims to determine the level of knowledge of pregnant women about the importance of folic acid in pregnancy at the Utama Amanah Clinic Yogyakarta for the period of January 2023.
The method in this research uses an observational method that is descriptive in nature with a questionnaire. The sample in this study was taken using a simple random sampling technique with 110 pregnant women at the Utama Amanah Clinic Yogyakarta who bought folic acid with a prescription or non-prescription. The results of the questionnaire data collected were calculated by the percentage of the assessment to determine the level of knowledge of pregnant women included in the category of good, sufficient, and poor knowledge.
Research on the level of knowledge of pregnant women regarding the importance of folic acid in pregnancy at the Utama Amanah Clinic Yogyakarta in January 2023 obtained results, namely 45% good knowledge, 42% sufficient knowledge, and 13% insufficient knowledge
AISYAH
2024 · Book · Open Access
Diabetes mellitus is a chronic disease characterized by high blood sugar levels due to impaired insulin secretion. The prevalence of diabetes mellitus based on a doctor's diagnosis in residents aged ≥ 15 years in the Special Region of Yogyakarta in 2018 was 3.1%. This study aims to determine the pattern of prescribing antidiabetic drugs in patients with type 2 diabetes mellitus at the Tegalrejo Health Center Yogyakarta including patient characteristics, type of antidiabetic, antidiabetic class, and dosage suitability based on Perkeni 2021. This research is an analytic observational study with retrospective data collection on prescriptions for type 2 diabetes mellitus patients in October-November 2022 at the Tegalrejo Health Center, Yogyakarta. The sample in this study was 85 recipes, using a purposive sampling technique. Data analysis was carried out using quantitative data, the data will be displayed in the form of tables. The results and conclusions in the study at the Tegalrejo Health Center in Yogyakarta were that the characteristics of type 2 diabetes mellitus patients were mostly women (77.7%) with the most age > 65 years (47.1%). The most frequent diagnosis of type 2 diabetes mellitus patients with comorbidities was 84.7%. The most widely used antidiabetic is Metformin (66.4%) which is a biguanide group. The appropriate dose for anti-diabetic drugs is 100% correct according to the Perkeni 2021.
AULIA YASMIN ALFRIANI
2024 · Book · Open Access
Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang berbahaya karena memiliki faktor risiko yang mengarah pada penyakit kardiovaskuler. Prevalensi penyakit hipertensi meningkat dari tahun ke tahun. Teh oolong merupakan salah satu tanaman yang dijadikan alternatif pengobatan antihipertensi. Kandungan flavonoid, saponin dan polifenol, serta antioksidan pada teh oolong dapat menurunkan kadar tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek antihipertensi seduhan teh oolong terhadap tikus putih jantan galur wistar.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental Pretest-Posttest Control Group Design menggunakan 15 tikus jantan galur wistar yang dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif (CMC Na 1%), kontrol positif (Captopril 2,25 mg/kgBB), dan kontrol perlakuan seduhan teh oolong dosis 4 g dalam 200 ml air suhu 70°C diseduh selama 5-15 menit. Pengecekan tekanan darah dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pada sebelum penginduksian (TD I), setelah penginduksian (TD II), dan setelah diberikan larutan uji (TD III). Analisa data dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 23 dengan taraf kepercayaan 95%.
Hasil diperoleh seduhan teh oolong dosis 4g dapat menurunkan tekanan darah pada tikus putih jantan galur wistar dimana hasil pengukuran tekanan darahnya lebih kecil dibandingkan dengan kelompok yang diberi captopril dosis 2,25 mg/kgBB. Kesimpulannya permberian seduhan teh oolong dosis 4g pada tikus menunjukkan potensi sebagai antihipertensi.
RISTA NUR ANJANI
2024 · Book · Open Access
Mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat penting dalam kehidupan sehari – hari. Berdasarkan survey yang dilakukan oleh peneliti salah satu gangguan pada mata yang sering dialami pada masyarakat Dusun Grindang adalah iritasi mata yang disebabkan seringnya terkena polusi udara. Namun, karena kurang pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU obat tetes mata yang benar dapat memperburuk keadaan mata dan menyebabkan masyarakat mengabaikan kesehatan mata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU obat tetes mata bebas dan bebas terbatas di Dusun Grindang, Hargomulyo, Kokap, Kulon Progo.
Jenis penelitian ini yaitu observasional deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 90 responden. Pengumpulan data berupa data primer menggunakan kuesioner yang bersifat tertutup. Analisis data tingkat pengetahuan menggunakan skor dari masing-masing item pertanyaan yang diperoleh kemudian dihitung menggunakan rumus presentase kemudian hasil perhitungan dimasukkan pada 3 kategori yaitu baik, cukup, dan kurang.
Hasil dari penelitian ini memiliki tingkat pengetahuan baik dengan jumlah 52 responden (57,8%), tingkat pengetahuan cukup 35 responden (38,9%), dan tingkat pengetahuan kurang ada 3 responden (3,3%).
RICA INDAH SUYANING
2024 · Book · Open Access
Kosmetik wajah merupakan salah satu kebutuhan yang penting peranannya dalam bidang kesehatan kulit. Kosmetik yang beredar di pasaran sangat beragam. Mahasiswa sebagai salah satu konsumen seharusnya memiliki pengetahuan yang memadai tentang produk kosmetik sebelum memutuskan untuk menggunakan. Berdasarkan penelitian sebelumnya menunjukkan hasil bahwa remaja di SMAN 1 Sidrap didapatkan nilai rata-rata tingkat pengetahuan yaitu 35,68 yang masuk dalam kategori tingkat pengetahuan yang rendah terhadap pemilihan dan penggunaan kosmetik krim pemutih wajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang kosmetik pada kulit wajah di kalangan mahasiswa.
Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif. Responden adalah mahasiswa Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta. Penentuan sampel dilakukan dengan metode random sampling. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner yang digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan responden tentang kosmetik pada kulit wajah. Analisa data dilakukan dengan memberikan skoring dari jawaban setiap butir soal. Jawaban benar bernilai 1 sedangkan jawaban salah bernilai 0. Kemudian menentukan variabel pengetahuan tentang kosmetik pada kulit wajah untuk menghasilkan distribusi frekuensi dan persentase dari tiap variabel.
Berdasarkan hasil yang didapat tingkat pengetahuan mahasiswa di Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta dengan pengetahuan baik sebanyak 122 responden (69,7%), mahasiswa dengan pengetahuan cukup sebanyak 43 responden (24,6%), mahasiswa dengan pengetahuan kurang sebanyak 10 responden (5,7%).